Saturday, March 25, 2017

, , ,

March Book Haul (17 Books)



Pertamaa, maafkan karena saya udah lama enggak post apa-apa di blog ;-; tapi saya kembalii yay!




HEHEHE. Dan mulai bulan ini, saya bakal bikin book haul sama wrap up karena yah... kenapa enggak wkwkw.

Untuk book haul kali ini, kan saya bikinnya enggak di akhir Maret banget dan kemungkinan, habis saya post ini, saya beli buku lagi (WKWK), jadi mungkin kalau ada tambahan buku, nanti saya tambahin aja di sini. Atau nanti kalau buku di sini sudah ada review-nya, saya bakal tambahin link-nya. Jadi.. buat yang mau tahu banget, bisa sering-sering cek post book haul ini ya hhee.

Oke, langsung aja!



1. Tales from the Shadowhunter Academy - Cassandra Clare, Sarah Rees Brennan, Maureen Johnson, Robin Wasserman





Blurb:

Simon Lewis has been a human and a vampire, and now he is becoming a Shadowhunter. But the events of City of Heavenly Fire left him stripped of his memories, and Simon isn’t sure who he is anymore. So when the Shadowhunter Academy reopens, Simon throws himself into this new world of demon-hunting, determined to find himself again. His new self. Whomever this new Simon might be.

Join Simon on his journey to become a Shadowhunter, and learn about the Academy’s illustrious history along the way, through guest lecturers such as Jace Herondale, Tessa Gray, and Magnus Bane. These ten short stories give an epilogue to the Mortal Instruments series and provide glimpses of what’s in store in the Dark Artifices.


Jadi saya beli buku ini karena... yah gausah ditanya lagi ya, karena saya SUKA BANGET sama dunia Shadowhunters ini. Saya udah ngikutin dari The Mortal Instruments, The Infernal Devices, sampai The Dark Artifices.

Waktu saya baca Lady Midnight (The Dark Artifices #1) saya nemu semacam plot twist yang bikin saya pengin teriak-teriak. Dan kemudian, pas saya baca review orang-orang, ternyata plot twist itu bakal lebih seru rasanya (?) kalau baca Shadowhunter Academy ini!

Saya udah ngintip-ngintip dikit isi buku ini kayak gimana, dan saya makin kepo! Sayangnya buku ini cukup tebal dan besar, dan saya enggak mau feel-nya hilang gitu kalau bacanya kepotong-kepotong, jadi ya udah, saya baca nanti-nanti aja. Mungkin setelah UAS kali ya (lah lama banget wkwkw).



2. Une Personne Au Bout De La Rue - Yayan D.


Blurb:

DAIVA

Berhentilah bermimpi Daiva, ini dunia nyata. Di dunia nyata, terkadang, kita harus belajar menerima kenyataan bahwa mungkin tidak ada yang menunggu kita di ujung sana. Dan, Pangeran Tampan hanya ada dalam cerita pengantar tidur.

**

TRISTAN

Saat aku berusaha melupakan luka, aku bertemu dengannya. Gadis yang selalu bisa membuatku mengingat betapa sederhananya menjadi bahagia. Aku jatuh cinta. Seharusnya, semua kembali baik-baik saja, bukan? Sayang, kau tidak pernah bisa menduga, cinta membawa apa.

**

Ini kisah tentang Daiva, yang selalu percaya akan ada seseorang yang tepat pada waktu yang tepat. Namun, seseorang itu tak juga kian terlihat. Ini juga kisah tentang Tristan yang merasa bisa membeli segalanya, kecuali rasa setia.Ini kisah tentang seseorang di ujung jalan. Seseorang yang mungkin menunggumu. Seseorang yang mungkin mengubah cara pandangmu tentang cinta.

Saya beli buku ini, gara-gara saya lihat ada orang yang nge-review buku ini di Goodreads dan bilang kalau buku ini semacam rom-com gitu. Entah kenapa, saya waktu itu lagi pengin banget baca rom-com. Jadilah waktu kemudian saya ke toko buku dan lihat buku ini, saya bawa ke kasir HAHAHA.

Ini adalah buku terbitan KataDepan pertama yang saya beli, jadi ya... enggak apa-apa, sih. Ngasih tau aja haha /pentingbanget/



3. Ease - Yanti Yahya



Blurb:

Semua diawali dari tindakan sok pahlawan Reinald untuk menolong Thalita, teman sekolahnya. Pagi itu, Thalita dan Reinald menyadari bahwa mereka semalam telah menjalin diri dalam ikatan berbahaya.


Thalita ingin segera melepaskan diri dari ikatan itu dan merahasiakannya rapat-rapat, sedangkan Reinald malah siap menanggung semua risikonya.


Saat keduanya berusaha membenarkan pilihan mereka masing-masing, mereka justru semakin terbelenggu.

Well, awalnya saya sama sekali enggak berencana beli buku ini, tapi pas saya lihat di toko buku, saya penasaran. Bukan penasaran gara-gara baca blurb-nya sih, tapi gara-gara saya sering lihat di timeline Instagram wwkw.



4. P.S I Like You - Kasie West



Blurb:

Saat sedang melamun di kelas Kimia, Lily menuliskan sebaris lirik lagu favoritnya di meja. Hari berikutnya, dia menemukan seseorang telah melanjutkan lirik itu dan bahkan menulis pesan untuknya!


Tak lama, Lily dan sahabat pena misteriusnya itu mulai berbagi surat dan rahasia, saling memperkenalkan band favorit mereka, dan mulai terbuka satu sama lain. Bahkan, Lily merasa mulai menyukai orang yang menulis surat-surat itu. Hanya saja, siapa dia?


Lily mencoba mencari tahu siapa teman misteriusnya, tapi siapkah dia mengetahui kebenarannya?

Saya beli buku ini karena 1) Saya merasa butuh baca buku terjemahan yang lucu-lucu ngegemesin semacam To All The Boys I've Loved Before 2) Blurb-nya bikin saya lumayan kepo dan 3) Cover-nya bagus! wkwkk.

Saya sebenernya udah lama pengin beli ini. Tapi baru sempet sekarang haha.



5. Sayap-Sayap Kecil - Andry Setiawan


Blurb:

1. Namaku Lana Wijaya

2. Ibuku suka memukul dan menyiksaku bahkan dengan kesalahan sekecil apa pun. Seperti ketika aku lupa membeli obat nyamuk.

3. Aku punya tetangga baru, cowok cakep yang tinggal di sebelah rumah.

4. Kehadiran cowok cakep tidak mengubah kenyataan bahwa aku sering pergi ke sekolah dengan bekas memar di sekujur tubuhku.

5. Doakan aku supaya bisa lulus SMA secepat mungkin dan pergi dari rumah sialan ini.


Buku ini adalah buku harianku. Aku tidak akan merahasiakannya dan membiarkan kalian untuk membaca kisah hidupku yang tidak terlalu sederhana ini. Mungkin sedikit aneh, tapi aku harap kalian bisa belajar dari aku.

Saya udah denger beberapa hal tentang buku ini. Teman saya udah ada yang baca juga. Well, i'll read it ASAP (gatau deng kapan bacanya wkkw)



6. Purple Eyes - Prisca Primasari


Blurb:

"Karena terkadang, tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa sakit yang bertubi-tubi."


Ivarr Amundsen kehilangan kemampuannya untuk merasa. Orang yang sangat dia sayangi meninggal dengan cara yang keji, dan dia memilih untuk tidak merasakan apa-apa lagi, menjadi seperti sebongkah patung lilin.


Namun, saat Ivarr bertemu Solveig, perlahan dia bisa merasakan lagi percikan-percikan emosi dalam dirinya. Solveig, gadis yang tiba-tiba masuk dalam kehidupannya. Solveig, gadis yang misterius dan aneh.


Berlatar di Trondheim, Norwegia, kisah ini akan membawamu ke suatu masa yang muram dan bersalju. Namun, cinta akan selalu ada, bahkan di saat-saat tergelap sekalipun.

Sebenernya saya udah pernah dapet buku ini sebelumnya, eh bulan ini dapet lagi : D haha. Saya cukup penasaran sama isinya, tapi entah kenapa, saya belum baca-baca juga wkwk. ASAP deh ya (semuanya aja ASAP)



7. All the Bright Places - Jennifer Niven


Blurb:

Theodore Finch is fascinated by death. Every day he thinks of ways he might die, but every day he also searches for--and manages to find--something to keep him here, and alive, and awake.


Violet Markey lives for the future, counting the days until graduation, when she can escape her Indiana town and her aching grief in the wake of her sister's recent death.


When Finch and Violet meet on the ledge of the bell tower at school, it's unclear who saves whom. Soon it's only with Finch that Violet can forget to count away the days and start living them. But as Violet's world grows, Finch's begins to shrink

Saya denger banyaaaak banget omongan bagus tentang buku ini. Dari dulu juga saya udah terlalu sering lihat buku ini mejeng di toko buku. Saya penasaran dan ya.. akhirnya kesampaian juga beli! YAYAYAYY



8. Seoulmate - Lia Indra Andriana


Blurb:

Sun benci kemampuannya untuk melihat hantu, tapi demi bisa bertemu lagi dengan orang yang sudah lama dicarinya, Sun terpaksa bergabung dengan SeoulMate, organisasi yang 'menjodohkan' manusia dengan hantu untuk menolong klien-klien mereka. Sialnya, partner Sun adalah si hantu amnesia yang suka memaksa Sun mencarikan masa lalunya.

Saat Sun mulai merasa nyaman dengan partner dan pekerjaannya, sesuatu di luar dugaan pun terjadi...

Saya denger beberapa orang ngomongin buku ini dan saya jadi penasraan HEHE. Terus karena buku ini sekarang ada di mana-mana, jadilah saya beli HAHA (apa hubungannya ya)



9. Glaze - Windry Ramadhina


Blurb:

Seperti glasir di permukaan keramik, aku merasakanmu sepanjang waktu.Mataku tak lelah menatapmu, diam-diam mengabadikan senyumanmu di benakku.Telingaku mengenali musik dalam tawamu, membuatku selalu rindu mendengar cerita-ceritamu.Bahkan ketika kita berjauhan, aku selalu bisa membayangkanmu duduk bersisian denganku.


Seperti glasir di permukaan keramik, kepergianmu kini membungkusku dalam kelabu.Ruang di pelukanku terasa kosong tanpa dirimu.Dadaku selalu sesak karena tumpukan kesedihan mengenang cintamu.Bahkan ketika aku ingin melupakanmu, bayanganmu datang untuk mengingatkan betapa besar kehilanganku.


Aku menyesal telah membuatmu terluka, tapi apa dayaku?Aku yang dulu begitu bodoh dan naif, terlambat menyadari kalau kau adalah definisi bahagiaku.

Buku ini udah saya tunggu-tunggu dari kapan tau dan akhirnya keluar jugaa! HEHEHEHE. Saya titip PO ke temen saya karena saya males PO hahaha. Dan setelah beberapa kendala (buku saya ketuker sama buku lain!! wkw) akhirnya saya bisa memegang buku ini!
Walaupun menurut beberapa orang yang udah baca buku ini, katanya buku ini enggak yang wow banget gimana gitu, saya tetep penasaran hehehe. YAY. Tunggu saya Kara dan Kalle! : ))



10. Confess - Coollen Hoover


Blurb:

Auburn Reed has already lost everything important to her. In her fight to rebuild her shattered life, she has her goals in sight and there is no room for mistakes. But when she walks into a Dallas art studio in search of a job, she doesn’t expect to find a deep attraction to the enigmatic artist who works there, Owen Gentry. 


For once, Auburn takes a chance and puts her heart in control, only to discover that Owen is keeping a major secret from coming out. The magnitude of his past threatens to destroy everything important to Auburn, and the only way to get her life back on track is to cut Owen out of it.


To save their relationship, all Owen needs to do is confess. But in this case, the confession could be much more destructive than the actual sin.

In her magnificent and exceptional style, Colleen Hoover delivers once again a deeply moving story about how true love and family are ties that can never be broken.

FINALLY I GOT THIS BOOOOKKKKK!!!!



Kalian enggak tahu seberapa lama saya pengin beli buku ini dan akhirnya KESAMPAIAN JUGAA! YAYAYAYY. Saya enggak beli-beli bukan karena enggak pernah nemu, melainkan karena harganya mahal banget : ""
Saya selalu menunggu toko buku online mengeluarkan versi murahnya. Waktu itu sempet ada, eh langsung sold out :"

Kemudian, saya ngeliat ada orang yang jual preloved-nya, ya udah lah saya beli aja. Walaupun preloved, masih bagus kok bukunyaa! Dan ya ampun saya gasabar bacanyaa!! Kata orang-orang buku ini bukunya CoHo yang paling baguss.



wwk. Makanya saya penasaran! hehe.



11. One - Sarah Crossan


Blurb:

Dua saudari. Dua hati. Dua mimpi. Dua kehidupan. Satu tubuh.


Grace dan Tippi adalah kembar siam, tubuh mereka menyatu dari pinggang ke bawah. Mereka mengalahkan takdir dengan terus hidup sampai berumur enam belas tahun. Mereka membagi segalanya satu sama lain, tidak bisa membayangkan untuk berpisah. Bagi mereka, berpisah adalah sebuah tragedi.


Namun, sesuatu terjadi pada mereka. Sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Saya denger banyaaak banget hal-hal bagus tentang buku ini. Dan waktu saya baca blurb-nya saya pun penasaran. Di samping itu, cover-nya bagus banget guyss :-; 

Saya udah ngintip-ngintip dikit dalamnya dan saya makin penasaran! (penasaran aja sama semua buku)


12. The Fill-In Boyfriend - Kasie West


Blurb:

When Gia Montgomery's boyfriend, Bradley, dumps her in the parking lot of her high school prom, she has to think fast. After all, she'd been telling her friends about him for months now. This was supposed to be the night she proved he existed. So when she sees a cute guy waiting to pick up his sister, she enlists his help. The task is simple: be her fill-in boyfriend—two hours, zero commitment, a few white lies. After that, she can win back the real Bradley.


The problem is that days after prom, it's not the real Bradley she's thinking about, but the stand-in. The one whose name she doesn't even know. But tracking him down doesn't mean they're done faking a relationship. Gia owes him a favor and his sister intends to see that he collects: his ex-girlfriend's graduation party—three hours, zero commitment, a few white lies.


Just when Gia begins to wonder if she could turn her fake boyfriend into a real one, Bradley comes waltzing back into her life, exposing her lie, and threatening to destroy her friendships and her new-found relationship.

Yap, jadi saya beli ini mendekati akhir bulan, ketika saya sudah selesai baca P.S. I Like You yang di atas. Setelah saya baca P.S. I Like You itu saya jadi pengin baca cerita Kasie West yang lain, terus katanya The Fill-In Boyfriend ini bagus. Jadilah waktu mata saya menemukan jodohnya buku ini di rak toko buku, saya langsung beli HEHEHE.



13. Holding Up the Universe - Jennifer Niven


Blurb:

Everyone thinks they know Libby Strout, the girl once dubbed “America’s Fattest Teen.” But no one’s taken the time to look past her weight to get to know who she really is. Following her mom’s death, she’s been picking up the pieces in the privacy of her home, dealing with her heartbroken father and her own grief. Now, Libby’s ready: for high school, for new friends, for love, and for EVERY POSSIBILITY LIFE HAS TO OFFER. In that moment, I know the part I want to play here at MVB High. I want to be the girl who can do anything. 


Everyone thinks they know Jack Masselin, too. Yes, he’s got swagger, but he’s also mastered the impossible art of giving people what they want, of fitting in. What no one knows is that Jack has a newly acquired secret: he can’t recognize faces. Even his own brothers are strangers to him. He’s the guy who can re-engineer and rebuild anything, but he can’t understand what’s going on with the inner workings of his brain. So he tells himself to play it cool: Be charming. Be hilarious. Don’t get too close to anyone.


Until he meets Libby. When the two get tangled up in a cruel high school game—which lands them in group counseling and community service—Libby and Jack are both pissed, and then surprised. Because the more time they spend together, the less alone they feel. Because sometimes when you meet someone, it changes the world, theirs and yours.

Saya beli buku ini di akhir bulan juga (barengan sama The Fill-In Boyfriend). Saya beli ini tepat di hari di mana saya selesai baca All the Bright Places. Habis baca buku itu, saya langsung pengin baca bukunya Jennifer Niven yang lain. Dan kebetulan, hari itu saya ke toko buku dan lihat ini dan... di toko bukunya lagi ada promo... jadi... ya.... gitu.... hahahaa : " )



14. Oon in Action - Aniqotuz Z


Blurb:

Dia cinta pertamaku. Dia cinta masa kecilku.Dia cinta gilaku. Dia kedipan mataku.Dia cinta monyetku. Dan dia adalah cintaku selamanya. Dia dulu dekat, tapi selalu menjauh. Kini dia dekat, tapi terasa jauh.Dulu dia tampan, sekarang dia jauh lebih tampan. Dulu dia songong, sekarang dia semakin songong. Dulu dia menolakku, sekarang pun juga. Dulu aku tidak pernah menyerah untuk mendekatinya, sekarang pun sama.Menjinakkannya itu lebih susah daripada menjinakkan singa yang mengamuk. Tapi aku tidak akan pernah menyerah. Itu…Dia…

***

“Kak Melvin lucu deh!”

Aku terus mengejarnya.Dia pun mulai ketakutan.

Saya juga enggak tahu kenapa saya beli buku ini wkkw. Saya belum pernah baca ini di Wattpad (iya ini dari Wattpad) dan awalnya saya enggak berniat beli. Tapi waktu lihat di toko buku, saya jadi penasaran gara-gara baca blurb-nya. Kayaknya ceritanya lucu-lucu gitu kan? wkwk. Idk. Mari kita baca saja nanti.



15. The Best of Hercule Poirot - Agatha Christie


Blurb:

Penggemar Agatha Christie pasti mengenal Hercule Poirot. Kecerdasan dan kejelian analisis Poirot sebagai detektif swasta memikat para pembaca di seluruh dunia sejak kemunculannya pertama kali dalam The Mysterious Affair at Styles (Misteri di Styles). Semua itu ditambah penampilan Poirot yang selalu rapi dan sempurna dengan ciri khas kumis kaku, menjadikannya tokoh yang paling dicintai para penggemar kisah kriminal. 


Ketiga judul ini: 

- The ABC Murders (Pembunuhan ABC) 

- Five Little Pigs (Menguak Pembunuhan) 

- Curtain: Poirot's Last Case (Tirai) 


merupakan judul-judul kasus Hercule Poirot yang terpilih menjadi favorit pembaca Agatha Christie. Meski ketiga kasus tersebut tidak berkaitan, Agatha Christie dengan Hercule Poirot-nya berhasil menghadirkan ketegangan dan kejutan dalam penyelesaian setiap misteri. 

YAYAYY! Jadi, setelah mengeluarkan The World's Favorite Agatha Christie, GPU lagi-lagi ngeluarin cerita-ceritanya Agatha Christie dalam bentuk kumpulan kasus dalam buku besar yang hardcover!YAYAYY. OMG saya enggak sabar baca buku inii! HEHEHE.



16. Wedding With Converse - Inggrid Sonya


Blurb:

Raskal dan Joana, dua orang siswa SMA yang kini sedang dijerat putus asa akan kenyataan hidup.

Mereka bersahabat dari kecil, namun persahabatan itu harus putus karena terjadinya sebuah peristiwa; Joana hamil dan Raskal terjebak lingkup narkoba. 


Cita-cita, harapan, dan juga angan-angan musnah sudah untuk keduanya. Raskal, yang tidak lain tidak bukan adalah laki-laki yang bertanggung jawab atas kehamilan Joana, terpaksa harus menikahi gadis itu. Namun, sekali lagi ditegaskan, walau Raskal adalah sahabat kecilnya, kini Joana menganggap Raskal hanya sebagai laki-laki brengsek yang harus mempertanggungjawabkan semuanya. 


Raskal pikir, pernikahan adalah ujian terberatnya. Tapi, saat waktu terus bergulir dan dia menyadari orang-orang yang dicintainya mulai pergi meninggalkannya, Raskal baru mengerti kalau dirinya memang tidak bisa tertolong lagi.

Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu, saya udah pernah baca tulisannya Inggrid Sonya--yang Revered Back. Waktu beli buku itu, saya belum tahu apa-apa soal Inggrid Sonya, belum pernah baca tulisannya di Wattpad, dll, dll. Terus waktu saya baca Revered Back, yah.... bukannya enggak suka, cuma saya agak kurang sreg aja gimanaa gitu hehehe. 

Terus, begitu saya tahu kalau tahun ini WWC bakal dicetak lagi, saya jadi penasaran. Saya pikir, yah, kenapa enggak coba baca lagi aja tulisannya? Toh, saya kan bukannya enggak suka. Jadi... mari kita lihat saja nanti : D



17. Hey! You - Pelangi Tri Saki


Blurb:

“KAK ILLO SAYANGGG, BANGUN!!!”


Teriakan dari balkon di seberang rumah itu sudah setia menemani hari Zillo sejak bertahun-tahun lalu. Pelakunya? Siapa lagi kalau bukan si bocah upil, Nadira, cewek yang sudah naksir Zillo sejak kecil.


Dan sekarang Nadira masuk ke SMA yang sama dengan Zillo! Cewek itu mengintilinya ke mana-mana di hari pertama ospek, nekat nyanyiin lagu romantis yang nggak banget di depan semua anak, serta merusak reputasi Zillo sebagai ketua OSIS tampan dan terkenal. Tahun terakhir Zillo di SMA pun berubah jadi neraka!


Namun, apa benar terasa kayak neraka? Kalau semua itu begitu menyebalkan, kenapa Zillo jengkel waktu ketua ekstrakurikuler naksir Nadi? Kenapa Zillo kesal waktu sahabatnya sendiri berubah jadi posesif sama Nadi? Eh, masa iya dia jatuh cinta sama si bocah upil?! Terus, gimana kalau Zillo terlambat sadar bahwa dirinya sudah telanjur jatuh cinta?

Menurut beberapa orang, buku ini cukup bagus. Sebenernya, saya udah pengin beli dari zamannya ini buku masih beredar dengan cover lamanya. Tapi begitu saya ke toko buku dan melihat buku ini plus lanjutannya mejeng dengan cover barunya yang indah, ya.. udah deh, saya beli aja yang pertama HAHA. (Tapi serius, cover-nya bagus wkkw).

Bukunya lumayan tipis, jadi mungkin saya bisa selesaiin ini dalam sekali duduk. Semoga isinya beneran bagus kayak kata beberapa orang itu : D hehehe.

--

OK! Itu dia buku-buku yang saya kumpulkan di bulan Maret (sambil mikir mau taruh di mana ini buku-buku wkwk). Saya merasa cukup boros bulan ini : "

Seperti kata saya, kalau kalian penasaran sama salah satu buku di sini dan pengin tahu gimana pendapat saya tentang bukunya setelah saya baca, bisa sering-sering mampir ke sini buat ngelihat apa saya nambahin link review atau enggak : D hehe.

OKOK. Sampai bertemu di-post saya selanjutnya! Bye!





Continue reading March Book Haul (17 Books)

Wednesday, February 15, 2017

Sunday, January 29, 2017

Sunday, January 22, 2017

Monday, January 16, 2017

,

The Sun Is Also a Star - Nicola Yoon


Blurb:

Natasha: I’m a girl who believes in science and facts. Not fate. Not destiny. Or dreams that will never come true. I’m definitely not the kind of girl who meets a cute boy on a crowded New York City street and falls in love with him. Not when my family is twelve hours away from being deported to Jamaica. Falling in love with him won’t be my story.


Daniel: I’ve always been the good son, the good student, living up to my parents’ high expectations. Never the poet. Or the dreamer. But when I see her, I forget about all that. Something about Natasha makes me think that fate has something much more extraordinary in store—for both of us.


Every moment in our lives has brought us to this single moment. A million futures lie before us. Which one will come true?


Continue reading The Sun Is Also a Star - Nicola Yoon

Sunday, January 15, 2017

Sunday, January 8, 2017

,

Everything, Everything - Nicola Yoon




Blurb:

My disease is as rare as it is famous. Basically, I’m allergic to the world. I don’t leave my house, have not left my house in seventeen years.


But then one day, a moving truck arrives next door. I look out my window, and I see him. He’s tall, lean and wearing all black—black T-shirt, black jeans, black sneakers, and a black knit cap that covers his hair completely. He catches me looking and stares at me. I stare right back. His name is Olly.


Maybe we can’t predict the future, but we can predict some things. For example, I am certainly going to fall in love with Olly. It’s almost certainly going to be a disaster.


Continue reading Everything, Everything - Nicola Yoon

Friday, January 6, 2017

Thursday, January 5, 2017

Wednesday, January 4, 2017

,

Isla and the Happily Ever After - Stephanie Perkins


Blurb:

Love ignites in the City That Never Sleeps, but can it last? 


Hopeless romantic Isla has had a crush on introspective cartoonist Josh since their first year at the School of America in Paris. And after a chance encounter in Manhattan over the summer, romance might be closer than Isla imagined. But as they begin their senior year back in France, Isla and Josh are forced to confront the challenges every young couple must face, including family drama, uncertainty about their college futures, and the very real possibility of being apart. 

Isla and the Happily Ever After bercerita tentang Isla (baca: Eye-la)--murid SOAP yang sejak pertama kali masuk itu udah naksir banget sama Josh. Tapi sayangnya, Isla ini pemalu banget, dia enggak berani ngajak Josh ngomong duluan atau nyapa atau apa gitu. Padahal, Josh pernah ngajak Isla ngobrol duluan dan yang bisa Isla lakuin cuma cengo di depan gebetannya dan panik di dalam hati.




“Crushes are so awful. I wonder if they suck worse for the crush-er or the crush-ee. I consider my three years of watching Josh from afar. Yeah, definitely the crush-er.” 

Sampai suatu hari, di suatu Summer, Isla abis ke dokter gigi dan pakai semacam obat yang enggak cuma ngeredain sakitnya, tapi juga bikin dia agak high gitu. Nah pas itu, Isla ketemu sama Josh dan Isla langsung nyapa Josh, ngajak ngobrol, yaa begitulah haha.

“It’s midnight, it’s sweltering, and I might be high on Vicodin, but that guy - that guy right over there - that’s him.

The him.” 

Sampai besoknya... ketika efek obatnya udah abis... Isla tersadar dan dia langsung panik + malu + dll. wkwk.

“I can’t imagine Josh falling for someone vanilla.

Not that Josh would ever fall for me.

But I wouldn’t want to ruin any chance.

Even though I don’t have a chance.

But just in case I do.

Even though I don’t.” 

Terus, pas mereka balik ke SOAP, Isla udah panas dingin bakal ketemu Josh lagi. Dia emang ketemu, tapi interaksi mereka masih gitu-gitu aja. Jadi, Isla menghabiskan hari-harinya di sekolah sama Kurt--temennya dari kecil.

Sampai ya, lama-lama mereka ngobrol-ngobrol (Josh ngajak ngobrol duluan) dan mereka jadi deket. Lama-lama, Josh mulai keliatan dia suka sama Isla juga.

“How does one proceed in a situation like this? If only the discovery of mutual admiration could lead promptly into making out. If only I could say, 'Listen. I like you, and you like me, so let’s go find a secluded park and touch each other.” 

Nah, bisa ditebak, mereka kemudian jadian. Tapi tenang, ini bukan spoiler karena cerita ini sebenernya lebih ke gimana mereka mempertahankan hubungan. Kalau Anna and the French Kiss sama Lola and the Boy Next Door kan gimana memperoleh hubungan, kalau yang ini mempertahankan gitulaah hehe.

Okeoke, segitu dulu yaa. Ayo bahas bukunya! : )




Dari Anna and the French Kiss, Lola and the Boy Next Door, dan Isla and the Happily Ever After, Isla adalah favorit sayaa! < 3

Saya sampai bingung gimana lagi caranya bilang kalau I LOVE THIS BOOK SO MUCH : ""




Saya suka Isla dan Josh dan Isla-dan-Josh HAHA. IYKWIM.

Oke, bahas satu-satu dulu, ya.

Dibanding karakter Anna dan Lola, saya paling suka Isla! Maksud saya, bukannya saya enggak suka Anna sama Lola--mereka punya daya tarik masing-masing, tapi saya lebih suka Isla. Karena yah, dari dulu saya emang lebih suka sama karakter cewek yang begini--yang naksir duluan, panik-panik lucu kalau diajak ngomong sama gebetannya, ngomong apa yang ada di pikirannya kalau panik, dan lucu! Iya, Isla lucu banget parah saya ngakak hahaha.

“Josh grins. It’s wide and relieved and reveals a rarely seen pair of dimples. I could live inside those dimples for the rest of my life.” 

Terus Josh!

OH.

MY.

GOD.

AAAAHH, SAYA MAU JADI ISLA DEH! DIA BERUNTUNG BANGET PARAH! : "" Dibanding St. Clair dan Cricket, saya paling suka Josh! Dia tuh lucu, charming, adorable, keras kepala, romantis (tapi bukan yang menggelikan gitu ya) dan banyaaak lagi. Terus Josh juga walaupun kelihatannya cuek banget, sebenernya dia enggak secuek itu.

“The lines are careful. They reveal he pays attention. People don’t think he does, because he daydreams and skips class and neglects his homework, but when I see his drawings, I know they’re wrong.” 

Aahh, sini saya peluk kamu Josh!



Baca novel ini rasanya kayak pelan-pelan dibawa naik, terus dihempaskan dan dilambungkan lagi hahahaha : " AH SERU BANGET PARAAH.

Menurut saya, Isla and the Happily Ever After itu yang ceritanya paling sederhana dan enggak banyak drama kalau dibandingin Anna dan Lola. Tapi karena sederhana itulah, ceritanya jadi lucu dan seru dan aaahh saya pengin nyemplung ke dalam bukunya : "


yuk nyemplung


Selain itu, yang saya suka lagi dari bukunya adalah, karakter-karakternya dan konflik-konflik lain selain konflik besar Isla-Josh.

Misalnya, konflik Isla dan Hattie, adeknya. Atau konflik Isla dan Sanjita, dll, dll. Saya suka bacanya! Jadi di buku ini enggak cuma romance aja. Tapi masalah lainnya juga ada--masalah pertemanan, keluarga, dan lain-lain.

“For once in your life, listen to your younger sister. She's taller, and she knows better than you."

Terus gUYS DI SINI ADA ANNA-ST. CLAIR DAN LOLA-CRICKET! : """"

 “St. Clair gets a crush on Anna. He's torn between her and Ellie, and he spends so much time running between them that he hardly has time left for Josh. And the more time that Josh spends alone, the more he realizes how alone he actually is. All of his friends will be gone the next year. Josh grows increasingly antagonistic toward school, which makes Rashmi increasingly antagonistic toward him, which makes him increasingly antagonistic toward her. And she's upset because Elie dropped her as a friend, and Meredith is upset because now St. Clair likes two girls who aren't her, and Anna is upset because St. Clair is leading her on, and then St. Clair's mom gets cancer. 

It's a freaking soap opera.” 

Oh ya, dan apa saya udah bilang kalau cerita ini kocak parah? HAHAHA. Mulai dari asal namanya Gen, Isla, Hattie (ini kocak banget), tragedi abis ciuman pertama (AHAHAHAHA), sampai interaksi-interaksi antar-karakternya itu lucu! Wkwkw.

“We straighten , but our snickering is barely contained as we attempt to focus our attention on a picture of a discarded Coke can. "This guy's lady love is kind of a slob, don't you think?" he whispers.

I cover my mouth with my hands again.

"A reaaaaaaaal litterbug."

"Stop it," I hiss. My eyes are watering. "Ohmygod look at this one! How did he get her toenail clippings?"

"If you were my girl," he whispers, "I'd take creepy pictures of your trash when I knew you weren't looking."

"If you were my girl," I whisper back," I"d put the creepy pictures in a foreign museum so you wouldn't know that I take creepy pictures.” 

Mungkin segitu dulu, ya. Ini saya mau naruh beberapa kutipan yang saya suka:

“I am hard on myself. But isn’t it better to be honest about these things before someone else can use them against you? Before someone else can break your heart? Isn’t it better to break it yourself?” 

--

“There's no story,' I say. 'I saw you one day, and I just knew.”  

--

“I’m…getting there. I’m beginning to think that maybe it’s okay to be a blank canvas. Maybe it’s okay that my future is unknown. And maybe,” I say with another smile, “it’s okay to be inspired by the people who do know their future.”

“It goes both ways, you know.”

I link his icicle fingers through mine. “What does?”

“Artists are inspired by blank canvases.”

My smile grows wider.

"A blank canvas," Josh continues, "has unlimited possibilities." 

--

“Everyone is worthy of love."

--

“Take a risk. Take a fucking risk. If you keep playing it safe, you'll never know who you are." 
--

I smile up at him "It's beautiful. But what comes next?"

"The best part." And he pulls me back into his arms. "The happily ever after.” 







Kalian harus tahu. Saya selesai baca buku ini enggak berhenti senyum dan jingkrak-jingkrak sampai beberapa menit kemudian wkwk.

AHHH. 6 DARI 5 BINTANG BUAT BLANK CANVAS YA HAHA.




Continue reading Isla and the Happily Ever After - Stephanie Perkins